Kitab Suci Soekarno Diluncurkan

Kitab Suci Soekarno Diluncurkan | Memo Arema Online

Kitab Suci Soekarno Diluncurkan

Senin, 11/11/2013 12:52 WIB
ft kitab suci bung karno.jpg Kitab Suci Soekarno Diluncurkan

Peluncuran Kitab Suci Soekarno di kediaman Djati Kusumo, Sabtu malam

Memo — Peringatan hari Pahlawan dijadikan momentum oleh para nasionalis di Malang untuk meluncurkan buku Kitab Suci Soekarno yang ditulis Nurinwa Hendrowinoto. Peluncuran berlangsung meriah di kediaman budayawan Drs.Djati Kusumo,Sabtu malam. Hadir para tokoh nasionalis dan budayawan dari berbagai daerah.

Djati Kusumo menuturkan Kitab Suci Soekarno bukanlah sebuah dogma agama baru, melainkan ensiklopedia tentang kiprah presiden karismatik tersebut. Ensiklopedia tentang Bung Karno ini merupakan kumpulan catatan sejarah yang terekam oleh kliping koran-koran nasional sejak era kebangkitan nasional pra kemerdekaan.

“Karena itu, kliping koran yang terangkum secara rinci dan detail membeberkan kiprah Soekarno mulai dari sebelum melambung di kancah dunia internasional, hingga detik-detik terakhir kehidupannya di bawah rezim Orde Baru,” ungkapnya.

Didampingi Nurinwa, disampaikan buku ini penting bagi anak negeri. “Buku ini masih dalam proses penyelesaian, sekarang masih sembilan jilid, nanti finishnya adalah 15 jilid. Buku ini warisan berharga bagi anak negeri. Ini memberi paradigma baru soal sosok Soekarno, hari pahlawan momen tepat meluncurkan buku ini,” terang Djati.

Nurinwa Hendrowinoto menambahkan Soekarno adalah satu di antara dua tokoh Indonesia yang namanya sangat diingat oleh masyarakat internasional sampai sekarang. Selain Soekarno, dunia hanya mengingat penulis besar dunia asli Indonesia, Pramoedya Ananta Toer.

“Soekarno itu pemikir dan filsuf bangsa ini. Kefilsufannya membuat dunia mengingatnya sampai sekarang. Cuma dua orang Indonesia yang diingat dunia, keduanya sama-sama pemikir besar dunia,” tandas Nurinwa.

Ia mengaku membutuhkan dana sekitar Rp 400 juta untuk menyelesaikan kliping koran dari tahun 1920 hingga masa kematian Bung Karno. Dan perlu waktu selama delapan bulan untuk menyelesaikan 9 jilid Kitab Suci Soekarno yang menjadi memoar kiprah Bung Karno. “Saya sudah menulis tentang banyak orang, mulai dari jenderal, ibu para presiden, bahkan ibu presiden Obama juga saya tulis .Tapi ada yang kurang, ternyata saya masih belum tulis soal Bung Karno, karena itu akhirnya saya bersama teman-teman menyusun buku ini,” katanya.

 

Penulis : Arif
Editor : Dhani

DAFTAR ISI | CONTACT US | REDAKSI | PRIVACY POLICY | TERM OF USE | DISCLAIMER

Copyright ©2014 MEMOAREMA.COM

70 queries 0,857 seconds

Back to Top