Nasib Guru Bahasa Inggris SD Menggantung

Rabu, 24/07/2013 08:46 WIB
0 Flares 0 Flares ×

Guru Bahasa Inggris Sekolah Dasar (SD) di Kota Batu menjadi was-was dengan adanya keputusan Kemendikbud yang menyatakan bahwa Bahasa Inggris tidak lagi menjadi mata pelajaran pokok di bangku Sekolah Dasar (SD).

Guru Bahasa Inggris SD1 Nasib Guru Bahasa Inggris SD MenggantungMemo – Jika Bahasa Inggris dimasukkan dalam kategori mata pelajaran muatan lokal, maka para guru Bahasa Inggris ini tidak akan bisa memenuhi target 24 jam mengajar dan tidak berhak mendapatkan tunjangan.

Padahal di Kota Batu, jumlah guru Bahasa Inggris yang mengajar di Sekolah Dasar Negeri cukup banyak, berkisar 62 guru.

Dengan adanya aturan baru ini, membuat nasib guru bahasa asing ini semakin tidak jelas.

Koordinator Pengawas SD di Kota Batu, Abdul Manaf menjelaskan, bahwa di jenjang pendidikan SD, pelajaran bahasa yang diwajibkan hanyalah Bahasa Jawa.

Sedangkan untuk ekskul yang diwajibkan di SD hanyalah pramuka. Sedangkan untuk Bahasa Inggris hanya menjadi ekskul penunjang.

“Masak seorang guru yang sudah menyandang PNS hanya mengajar ekskul penjunjang saja,” ujar Manaf saat ditemui di Kantor Dinas Pendidikan, Selasa (23/7/2013).

Dengan kondisi ini, kata Manaf, pihaknya mencoba memberikan beberapa solusi. Yaitu, bagi tenaga guru Bahasa Inggris diarahkan untuk menempuh kuliah lagi di Pendidikan Guru Sekolah Dasar (PGSD) yang ada di Kota Malang. Karena guru di jenjang SD, harus berstatus sebagai guru kelas.

“Artinya di jenjang SD, tidak terdapat guru mata pelajaran, seperti guru mata pelajaran Bahasa Inggris,”tambah Manaf.

Solusi berikutnya, diarahkan bagi guru yang ingin tetap menjadi guru mata pelajaran, untuk pindah jenjang pendidikan. Maksudnya, mereka harus pindah menjadi guru di SMP ataupun SMA/SMK.

Namun solusi kedua ini sangat berat untuk dilaksanakan. Karena pada kenyataannya, jumlah guru Bahasa Inggris di kedua jenjang pendidikan ini sudah mencukupi, bahkan sudah over kapasitas (kelebihan).

Dari data di Dinas Pendidikan, guru Bahasa Inggris baik di SMP maupun di SMA jumlahnya sudah kelebihan. Saat ini guru berstatus PNS yang ada di SMP Negeri di Kota Batu berjumlah 30 orang.

Padahal dari kebutuhannya, SMP Negeri di Batu hanya membutuhkan 26 orang guru saja. Adapun untuk jenjang SMA, Kota Batu memiliki 12 guru Bahasa Inggris. Padahal SMA di Batu hanya membutuhkan 8 guru saja.

Bagaimana solusi yang mengarahkan guru Bahasa Inggris SD untuk menempuh pendidikan PGSD ?

Manaf menjawab, bahwa mereka yang sudah menempuh pendidikan PGSD ini nantinya akan diproyeksikan menjadi pengganti. Maksudnya, mereka akan menggantikan posisi guru SD jika ada guru di sebuah sekolah yang memasuki usia pensiun.

 

 

(dan)

 

0 comments

DAFTAR ISI | CONTACT US | REDAKSI | PRIVACY POLICY | TERM OF USE | DISCLAIMER

Copyright ©2014 MEMOAREMA.COM

202 queries 1,348 seconds

Back to Top

0 Flares Twitter 0 Facebook 0 Google+ 0 StumbleUpon 0 LinkedIn 0 Email -- 0 Flares ×