Hasil Laut Diekspor dengan Brand Indonesia

Senin, 18/11/2013 07:44 WIB
0 Flares 0 Flares ×

17DSC 7031 Hasil Laut Diekspor dengan Brand Indonesia

Memo — Indonesia khususnya produk hasil laut akan memiliki branding sendiri. Rencananya Kementerian Kelautan dan Perikanan akan membentuk merek (branding) nasional komoditas produk perikanan Indonesia untuk pasar ekspor agar semakin memiliki nilai tambah dan lebih dikenal oleh negara-negara internasional.

Dikatakan Direktur Jenderal Pengolahan dan Pemasaran Hasil Perikanan Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) Saut P Hutagalung, roduk perikanan yang masuk pasar ekspor justru dilabeli oleh negara lain sehingga potensi perikanan Indonesia tidak pernah dikenal.

“Kami berharap akhir tahun ini sudah ada ‘branding’ untuk komoditas perikanan Indonesia sehingga produk yang masuk pasar ekspor sudah memakai label Indonesia,” ujarnya di sela-sela workshop “On Branding Strategy for Indonesian Aquatic Products”.

Untuk pembentukan mereka nasional tersebut, pihak KKP menggandeng sebuah lembaga promosi asal Belanda, Centre for Promotion of Import from Developing Country, yang akan membantu memberikan pelatihan, promosi dan kegiatan pameran. Belanda dipilih karena pelabuhan di negara Kincir Angin tersebut )Pelabuhan Rotterdam) merupakan salah satu yang terbesar dan pintu masuk ke negara-negara Uni Eropa, yang merupakan pasar ekspor perikanan Indonesia.

Dijelaskan, volume ekspor perikanan Indonesia pada 2012 sekitar 1,2 juta dengan nilai 3,9 miliar dolar AS dan ditargetkan naik menjadi 1,4 juta ton pada 2013 dengan nilai mencapai 4,5 miliar dolar AS.

“Kami optimistis target itu bisa tercapai, karena selama periode Januari-Juni sudah terealisasi 2,3 miliar AS,” jelasnya seraya menambahkan, Amerika Serikat menjadi pasar ekspor terbesar produk perikanan Indonesia dengan kontribusi sekitar 35 persen, disusul Jepang (25 persen), dan sisanya adalah negara-negara Eropa dan Asia.

Untuk diakui dinegara internasional, diperlukan proses yang panjang dan dukungan dari semua pemangku kepentingan untuk merealisasikan merek perikanan tersebut. Persyaratan minimal untuk merek yang diakui internasional adalah produk tersebut sangat aman dikonsumsi. Sekarang ini KKP juga sedang membangun infrastruktur pendukung di berbagai daerah untuk mendukung kualitas produk perikanan tangkap, seperti membangun cold storage (gudang pendingin).

 

 

Penulis : Avon
Editor : Dhani

    Berita Terkait

0 comments

DAFTAR ISI | CONTACT US | REDAKSI | PRIVACY POLICY | TERM OF USE | DISCLAIMER

Copyright ©2014 MEMOAREMA.COM

191 queries 1,785 seconds

Back to Top

0 Flares Twitter 0 Facebook 0 Google+ 0 StumbleUpon 0 LinkedIn 0 Email -- 0 Flares ×