Perseteruan 2 Perguruan Pencak Silat

Sabtu, 06/07/2013 12:02 WIB
2 Flares 2 Flares ×
f1 timor Perseteruan 2 Perguruan Pencak Silat

Petugas ekspos tersangka dan BB kapak (gie)

Memo – Jose Caesar alias Zinho (21) mahasiswa asal Timor Leste yang kos di kawasan Jl Tlogomas, AJP alias Julio (24) mahasiswa asal Dili, Timor Leste yang kos di kawasan Jatimulyo, JFD alias Junev (25) mahasiswa asal Bacau Timur Leste, kos di kawasan Jatimulyo, MFD alias Melky (22) mahasiswa asal Dili Timor Leste kos di kawasan Tlogo Indah dan Jeb alias Bi (24) mahasiswa asal Bacau Timor Leste yang kos di kawasan Jatimulyo, Kecamatan Lowokwaru, Kota Malang, ditangkap Polres Malang Kota.

Mereka ditangkap karena menghabisi Fernanto Fretes (25), mahasiswa asal Negara yang sama. Selain itu petugas juga mengamankan barang bukti berupa kapak yang digunakan oleh Zinho.

Kapolres Malang Kota, AKBP Totok Suharyanto SIK M Hum melalui Kasat Reskrim AKP Arief Kritanto SH SIK mengatakan bahwa tersangka Zinho adalah pelaku yang telah membacokan kapak di kepala korban.

“Tersangka kita tangkap saat akan kabur di Bandara Juanda Surabaya. Dia berencana kabur ke Timor Leste,” ujar AKP Arief.

Motifnya adalah perseteruan perguruan pencak silat antara Kera Sakti dan SH Teratai.

“Korban dari pihak Kera Sakti. Sedangkan para tersangka dari Perguruan Pencak Silat SH Teratai. Para tersangka asal serang, tidak melihat korbannya. Mereka tahu kalau korban dari Kera Sakti hingga langsung diserang. Saat itu korban dan beberapa temannya baru pulang dari fitnes,” ujar AKP Arief.

Seperti yang diberitakan sebelumnya, Minggu (23/6/2013) sekitar pukul 18.00, korban mengendarai motor Yamaha Vixion di Jl Terusan Dieng atau tepatnya di depan Gedung Pasca Sarjana Unmer.

Informasinya, mahasiswa Universitas Widya Karya ini akan berkunjung di rumah kos temannya di Jl Raya Dieng. Mendadak saat di TKP, korban dihadang oleh beberapa pelaku yang juga mengendarai motor. Saat itu korban dikeroyok dan kepalanya dipecok hingga luka parah.

Setelah para pelaku pergi, warga baru berani melakukan pertolongan hingga kejadian ini dilaporkan ke Polsekta Sukun hingga diteruskan ke Polres Malang Kota. Bahkan saat dilarikan ke IRD RSSA Malang, pecok itu masih menancap di kepala korban.

Setelah mengalami masa kritis selama 6 hari di ruang 12 RSSA Malang, Fernando Fretes (25) mahasiswa, asal Timor Leste, akhirnya meninggal dunia pada Jumat (28/6/2013) sekitar pukul 05.30.

 

 

(gie)

 

0 comments

DAFTAR ISI | CONTACT US | REDAKSI | PRIVACY POLICY | TERM OF USE | DISCLAIMER

Copyright ©2014 MEMOAREMA.COM

204 queries 1,388 seconds

Back to Top

2 Flares Twitter 0 Facebook 0 Google+ 2 StumbleUpon 0 LinkedIn 0 Email -- 2 Flares ×